Parenting

5 Pilihan Minyak Untuk MPASI Sebagai Sumber Lemak Tambahan

Minyak untuk MPASI
Emkay Frizz Happy Sour

Saat bayi memasuki usia 6 bulan ke atas, mereka butuh nutrisi tambahan lebih dari hanya sekedar ASI. Di usia ini, bayi sudah bisa diberi makan pertama kali, yang umumnya dikenal sebagai MPASI. MPASI adalah kependekan dari Makanan Pendamping ASI. Salah satu yang dibutuhkan bayi adalah asupan lemak tambahan. Umumnya, para ibu akan menggunakan minyak untuk MPASI untuk memenuhi lemak tambahan si kecil.

Pada dasarnya, bayi memang butuh asupan lemak yang terbilang banyak. Lemak omega 3 dan 6, bagi bayi sangat punya peranan penting untuk pertumbuhan otak mereka. Asam dokosaheksanoik (DHA) dan juga asam arakidonat (ARA) punya manfaat dalam perkembangan saraf serta retina mata bayi. Itulah kenapa bayi butuh lemak dari makanan untuk mendukung perkembangan otak mereka.

Baca Juga: Ayo Ajarkan Anak Cara Peduli Terhadap Lingkungan!

Minyak Untuk MPASI

Kebutuhan lemak ini, di usia bayi yang sudah memasuki 6 bulan ke atas, tidak lagi bisa dipenuhi seluruhnya hanya dari asupan ASI. Maka dari itu, bayi biasanya diberi makanan sumber lemak lainnya dalam menu MPASI, salah satunya adalah jenis minyak untuk campuran MPASI berikut ini:

1. Minyak Kelapa

Minyak untuk MPASI Minyak Kelapa

Minyak kelapa memiliki 2 jenis yang biasanya dijual di pasaran, yaitu minyak kelapa biasa (refined coconut oil) dan juga virgin coconut oil (VCO). Keduanya memiliki perbedaan di cara pengolahannya.

Minyak kelapa biasa didapat dari daging kelapa yang dikeringkan, digiling kemudian diperas. Sedangkan VCO didapat dari santan kelapa murni. Namun dua-duanya bisa jadi sumber lemak tambahan untuk menu MPASI bayi karena punya kandungan lemak sehat serta antioksidan yang tinggi.

Minyak kelapa untuk MPASI ini bisa dibilang salah satu pilihan yang mudah dicari untuk para ibu memulai MPASI si kecil.

2. Minyak Zaitun Murni (EVOO)

Minyak Zaitun Murni

EVOO atau Extra Virgin Olive Oil memang sudah terkenal punya banyak manfaat untuk kesehatan. Nah, EVOO ini juga bisa digunakan untuk menjadi sumber lemak untuk MPASI si kecil.

Di dalamnya, terdapat kandungan lemak tak jenuh serta antioksidan. Adapula vitamin dan mineral yang tinggi, serta kandungan omega 3 dan 6 dalam EVOO yang berfungsi membantu memaksimalkan perkembangan otak serta fungsi lambung si kecil.

Cara menggunakan EVOO untuk MPASI adalah dengan menambahkannya pada makanan si kecil yang sudah matang, dan sebaiknya tidak digunakan untuk menumis ataupun menggoreng, agar kandungan nutrisi baik di dalamnya tidak berkurang.

3. Minyak Canola

Minyak Canola sebagai Minyak untuk MPASI

Minyak yang berasa dari biji tanaman Canola (Brassica napus) ini punya kandungan omega 3 yang terbilang tinggi dibanding jenis minyak lainnya, seperti minyak biji bunga matahari, minyak zaitun ataupun minyak jagung. Kandungan Minyak Canola pun terbilang memiliki lemak jenuh yang lebih rendah.

Cara menggunakan Canola oil untuk MPASI bisa untuk minyak tumisan makanan si kecil, namun jangan dipanaskan dalam suhu yang terlalu panas.

4. Minyak Kelapa Sawit

Minyak Kelapa Sawit untuk MPASI

Minyak kelapa sawit umumnya kita pakai sebagai minyak goreng. Namun minyak kelapa sawit ini juga bisa dijadikan minyak untuk MPASI karena harganya terjangkau, mudah untuk ditemukan dan juga membantu meningkatkan kalori makanan si kecil.

Para ibu bisa memakai minyak kelapa sawit ini untuk menumis atau menggoreng makanan menu MPASI si kecil dengan takaran satu sendok teh untuk setiap kali memasak.

5. Minyak Samin (Ghee)

Minyak Samin Ghee

Ghee atau yang biasa dikenal sebagai minyak samin adalah lemak padat yang merupakan hasil dari olahan butter. Ghee ini diproses dengan memisahkan air dan susu, sehingga tersisalah lemak. Dibanding butter, minyak samin atau ghee ini punya lebih banyak kandungan lemak jenuh. Namun kadarnya masih aman untuk dijadikan sumber minyak tambahan untuk MPASI bayi.

Baca Juga: Inspirasi Fashion Anak Umur 10 Tahun untuk Tampil Stylish

Gunakan 1-2 sendok teh ghee untuk sekali memasak atau seporsi menu MPASI bayi.

Walaupun bayi butuh asupan lemak yang tinggi, namun sebaiknya pemberian minyak dalam menu MPASI bayi tidak terlalu berlebihan. Anda dapat menggunakan takaran, sebanyak ΒΌ sendok teh per 200 gram makanan si kecil. Ini dilakukan agar tidak membuat permasalahan pada pencernaan bayi.

Pastikan bahwa kebutuhan lemak dan nutrisi lainnya untuk si kecil bisa terpenuhi dengan baik untuk memaksimalkan tumbuh kembangnya.

Emkay Blast Lite

Related posts

Pentingnya Sumber Lemak MPASI untuk Bayi

Pentingnya Edukasi Seks untuk Anak dan Cara Mengenalkannya Berdasar Usia

rumi

10 Tips Menjadi Single Parent yang Tangguh

admin

Leave a Comment